hanya ingin diam, setelah mengungkapkan apa yang selama ini aku buat bisu. tak ayal memang itu semua kesalahan yang berawal dari tak mau jujur. bukan karena ingin merahasiakan tapi tak sempat mengungkapkan dengan faktor yang berbeda-beda.
Tak salah memang jika orang bilang aku masih saja seperti anak usia putih abu kelas satu, yang masih bergelut dengan kealay-alay-an, kelabilan dan sikap-sikap kekanak-kanakan. padahal di usia hampir kepala dua ini harusnya aku ini sudah bissa belajar bersikap dewasa (katta teteh) gag egois banyak-banyak, gak ngambek nambah-nambah, tapi makan nasi susssah kaya badan sehat ajja katanya . .
tappi gimanaaaa ????? aku selalu gg mau yang namanya menangis lagi, menangis karena kedewasaan. masalah orang dewasa itu melelahkan dan menantang. susah harus istiqomah dalam kebaikan bentuk dewasa itu bapak :'(.
but it's life ! !
so, aku akan tetap menjadi aku yang always try to be age :). cause ema bilang dewasa itu gg didapat sehari teteh. coba lagi, satu kali lagi dan terus mencoba kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar